cerita inspirasiku

Nama   : Ester Andriani

NRP    : A24100022

Laskar : 12

Saya adalah anak pertama dari dua bersaudara. Saya mempunyai seorang adik perempuan yang sekarang duduk di bangku SMP. Saya berasal dari keluarga yang sederhana. Ayah saya hanya bekerja sebagai karyawan swasta di sebuah tempat catering dan Ibu saya tidak bekerja hanya sebagai Ibu Rumah Tangga. Oleh sebab itu sejak Sekolah Dasar  saya selalu berusaha agar bisa mendapatkan peringkat lima besar di sekolah. Karena orang tua saya selalu berpesan agar saya selalu rajin belajar supaya dapat meraih cita-cita setinggi langit dan dapat mengubah nasib keluarga. Dan untunglah memang sejak Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas saya selalu mendapat peringkat lima besar. Itu bukan hanya karena perjuangan saya sendiri, namun juga karena kebaikan Tuhan dan berkat dorongan motivasi orang tua saya.

Saat menginjak bangku SMA pernah saya merasa khawatir bila tidak bisa melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi (universitas). Karena gaji Ayah saya hanya pas-pasan untuk makan dan membiayai kebutuhan hidup yang lainnya. Saat SMP dan SMA saya sering menunggak SPP sampai beberapa bulan dan DSP pun baru bisa lunas saat saya mau lulus. Itu pun juga karena dibantu oleh gereja. Dan terkadang jika saya ingin suatu barang saya harus menabung dahulu supaya bisa memilikinya. Namun saya tidak merasa sedih dan kecewa kepada orang tua saya, saya malah bangga bisa membeli barang keperluan saya dengan tabungan saya sendiri. Walau begitu saya tetap terus berdoa,berusaha dan berserah diri menyerahkan semuanya kepada Tuhan biar Tuhan yang berkehendak. Saya percaya dan yakin Tuhan selalu memberikan yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya.

Doa saya terkabul kini saya dapat kuliah di IPB dan mendapatkan Beasiswa Bidik Misi. Saya bersyukur sekali kepada Tuhan, orang tua saya yang selalu mendoakan saya, dan pemerintah yang sudah membantu saya melalui Beasiswa Bidik Misi.

Comments

cerita inspirasiku

Nama   : Ester Andriani

NRP    : A24100022

Laskar : 12

Sejak SMP saya terinspirasi oleh kegigihan dan semangat yang kuat kakak rohani saya di gereja. Beliau bernama drg. Iwan. Beliau berasal dari keluarga yang sederhana, namun karena beliau memiliki saudara yang banyak maka setiap hari saat berangkat kuliah beliau hanya diberi uang pas-pasan untuk makan dan transport oleh orang tuanya. Beliau kuliah di salah satu universitas swasta di Jakarta. Saat kuliah beliau pernah menjadi ketua regu di kelompoknya alhasil setiap dosen yang menyuruhnya memfotokopi bahan kuliah untuk kelompoknya, beliau tidak usah mengeluarkan uang sepeser pun untuk dirinya. Setiap hari beliau selalu belajar 5 jam per hari. Makanya saat lulus kuliah beliau langsung ditempatkan kerja di Papua. Lalu beliau tinggal di sana dan mempunyai seorang anak yang bernama Nadya dari seorang istri yang bernama drg. Henny Oetami. Di Papua beliau tinggal di rumah kontrakan yang sederhana dan atapnya sering bocor. Beliau selalu mendapatkan cobaan dalam hidupnya, namun beliau tetap tegar dan tidak mudah putus asa. Pernah suatu hari rumah beliau dimasuki oleh warga setempat dan mereka merusak barang-barang yang ada di dalamnya. Untunglah saat itu beliau beserta anak dan istrinya sedang pergi dan masih ada barang-barang yang dapat diselamatkan.

Karena kegigihan dan semangatnya yang kuat akhirnya sekarang beliau dan istrinya menjadi dokter gigi yang sukses. Sekarang beliau sudah bisa membeli rumah yang bagus dan mewah di daerah Bintaro Jaya dan menyekolahkan anak-anaknya di sekolah swasta. Di rumahnya sendirilah beliau dan istrinya membuka praktek dan sudah menggunakan alat-alat yang modern. Seringkali beliau pergi ke luar negeri untuk mengikuti seminar.

Kini sekarang saya tahu bahwa hidup itu tidak mudah. Butuh perjuangan yang berat untuk meraih kesuksesan. Beliaulah yang memotivasi saya untuk selalu belajar dengan tekun dan tidak mudah putus asa.

Comments